14/11/’11
Tuhan, terima kasih…
Kau beri aku kesempatan untuk mengenal dunia, dengan segala yang Engkau ciptakan di dalamnya.
Aku lupa, bagaimana bentuk surga itu… pasti jauh lebih baik dari bumi, tempatku sekarang berada.
Terkadang dunia terasa begitu jahat, dan membuatku ingin pulang ke surga.
Tapi sekali lagi, terima kasih Tuhan…
Telah Engkau berikan aku malaikat untuk mendampingiku, sebagai penjagaku disaat dunia mulai tidak bersahabat, yang juga mengasihiku disaat aku rapuh.
Tuhan, Kau benar.
Malaikatku senantiasa membuatku senang. Bahkan aku ingat ketika aku masih kecil, malaikatku sering menyanyikan sebuah lagu pengantar tidur hingga aku terlelap damai dalam peluknya. Dan aku bisa merasakan kehangatan cintanya, yang membuat aku semakin bahagia.
Malaikatku mengajarkan bagaimana cara berdoa padaku, sehingga aku tahu apa yang harus aku lakukan saat aku ingin berbicara pada-Mu.
Aku dengar, malaikatku bahkan mempertaruhkan jiwanya untukku. Agar aku bisa melihat dunia ini. Sebegitukah ia melindungiku, Tuhan?
Aku tahu dan percaya bahwa Engkau selalu di sisiku. Malaikatku menceritakan siapa Engkau dan mengajarkan padaku bagaimana cara agar aku bisa berada di sisi-Mu kembali nanti, suatu hari.
Tuhan, terima kasih banyak.
Kini, izinkan aku berdoa untuknya. Allahu rahmaanirrahiim… berikan tempat yang layak untuknya di sisi-Mu kelak, ketika tiba waktunya untuk kembali pada-Mu karena tugasnya telah usai.
Berikan pula kebahagian untuknya, di dunia dan di akhirat. Kasihilah ia, sebagaimana ia mengasihiku saat aku kecil. Karena sebagai malaikatku, tugasnya begitu berat, namun ia sanggup melaluinya.
Tuhan… tahukah Engkau, bagaimana aku biasa menyebut malaikatku? Aku memanggilnya,
“MAMA”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar